Hanya dia yang akan kau ingat dari pagi hingga pagi lagi
Sehari tak kau dapati kabar darinya, gelisah hati setengah
mati
Begitu kau mendengar suaranya, bahagia sungguh tak
terhingga
Seperti itulah saat hatimu sedang tersulut api asmara
Kau tahu dia sedang dengan yang lain,cemburu membakarmu
Ingin rasanya kau katakan pada dunia, dia milikmu
Ingin rasanya seluruh manusia di bumi ini tahu, dia milikmu
Teriakkan saja...!
“Hai kalian, jangan pernah merayu...dia milikku!”
Lalu, bagaimana rasanya ketika hati sudah terlanjur membara
Ketika kau melihat dia sebagai sosok paling sempurna
Namun tak bisa kau memilikinnya
Bara itu mungkin akan padam, dingin menjadi arang
Atau rasa itu menjadi dendam, kau merasa terbuang
Malam akan menyadarkanmu bahwa dia tak seindah bintang
Pagi akan membuka matamu, dunia masih luas terbentang
Bidadari tak hanya satu, ada seribu bahkan lebih dari itu
Asmara hanya rasa yang mampir sementara tak perlu kau
sesali itu
Waktu pasti akan mempertemukanmu dengan pujaan hati yang tepat
untukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar