Minggu, 20 Desember 2015

Ouh...Asmara


Hanya dia yang akan kau ingat dari pagi hingga pagi lagi

Sehari tak kau dapati kabar darinya, gelisah hati setengah mati

Begitu kau mendengar suaranya, bahagia sungguh tak terhingga

Seperti itulah saat hatimu sedang tersulut api asmara



Kau tahu dia sedang dengan yang lain,cemburu membakarmu

Ingin rasanya kau katakan pada dunia, dia milikmu

Ingin rasanya seluruh manusia di bumi ini tahu, dia milikmu

Teriakkan saja...!

“Hai kalian, jangan pernah merayu...dia milikku!”



Lalu, bagaimana rasanya ketika hati sudah terlanjur membara

Ketika kau melihat dia sebagai sosok paling sempurna

Namun tak bisa kau memilikinnya



Bara itu mungkin akan padam, dingin menjadi arang

Atau rasa itu menjadi dendam, kau merasa terbuang

Malam akan menyadarkanmu bahwa dia tak seindah bintang

Pagi akan membuka matamu, dunia masih luas terbentang



Bidadari tak hanya satu, ada seribu bahkan lebih dari itu

Asmara hanya rasa yang mampir sementara tak perlu kau sesali itu

Waktu pasti akan mempertemukanmu dengan pujaan hati  yang tepat untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar