Sabtu, 28 Januari 2017

If you read this, you need to know how much you mean to me

Tak ada kata yang bisa mewakili apa yang tersimpan dihati
Itulah kenapa aku hanya bisa diam
Memang seharusnya cinta itu tak hanya diam
Tapi entahlah, aku tak bisa merubah cintaku dalam kata
Kau tahu kenapa?
Kadang tersakiti oleh perbuatan itu lebih baik daripada tersakiti oleh lisan

Aku mencintai semua yang ada dalam dirimu
Semua lebih dan kurangmu, semua hanya tentangmu
Hatiku memilihmu begitu saja, aku bahkan tak tahu apa sebabnya

Tentang apa yang hati kita rasakan adalah anugerah
Tak perlu ditanyakan asal muasalnya apalagi alasannya
Mencintai adalah ketetapan yang sudah tertulis untuk semua manusia
Dan kamu yang pertama
Yang pertama yang membuatku lebih berani dari aku yang sebelumnya
Yang pertama yang mencintai dengan sepenuh hati
Yang pertama yang mengenalkan aku pada arti cinta yang sesungguhnya

Jiwa ragaku untukmu
Hatiku hanya milikmu
Meskipun ada hati lain yang berusaha membagi hatiku menjadi dua
Aku hanya tetap memikirkanmu, aku tak bisa membagi hatiku dengan yang lain

Rabu, 18 Januari 2017



Pilihan

Dalam hidup ada yang dapat kita pilih namun ada juga yang tak dapat dipilih
 Aku tak dapat memilih dilahirkan dari keluarga mana dari suku apa dan di negara mana
Dilahirkan  sebagai gadis dari suku sunda tidaklah mudah
 Stigma negatif selalu melekat
 Bahkan kami dianggap bukan jodoh yang pas

 Ah sudahlah... peduli setan dengan semua itu!

Sejak kecil ku jalanin hidup bukan dengan pilihan sendiri
Semua sudah diarahkan, aku hanyalah selembar kertas kosong tempat Tuhan tuliskan takdir melalui tangan kedua orang tua ku
Kini ku injak usia dewasa, tapi tetap aku tak bisa hidup dengan pilihan ku
Bagi mereka hidup bukan pilihan tapi kodrat yang harus dijalani sesuai titah Sang Pencipta
Manusia hanyalah wayang dan Dia lah yang membuat alur cerita

Cukup, semua itu cukup!
 Sudah saat nya aku memilih dan teguh pada pilihan ku
Manusia bukanlah wayang tanpa hati, Dia ciptakan aku lengkap dengan hati dan rasa
Kini hati itu sudah memilih dan menetapkan jalan yang ingin ditempuh
 Orang lain tak akan mengerti...
 Namun satu pinta ku Tuhan, restui aku disetiap pilihan ku...




Rie Art

Jkt, 17/1/2017

Selasa, 17 Januari 2017

Aku Bukan Penyair

Semenjak aku tak lagi mudah mencintai, aku bahkan tak merasa sepi
Selalu ada puisi yang bisa aku tuliskan, sebagai kawan dalam kesendirian
Aku memilih dan memilah, mana hati yang pantas aku miliki
Mungkin bukan aku yang perlu berhati-hati dalam memilih kekasih
Tapi mereka yang mungkin tertarik untuk menjadi kekasih

Jangan pernah menyakiti hati seorang penyair
Karena kau akan abadi dalam goresannya
Jangan pernah berpikir untuk membahagiakan seorang penyair
Karena kau takkan tau jalan pikirannya

Dan aku bukanlah penyair,
Tapi setidaknya aku tau, bagaimana mengabadikan sebuah nama dalam goresan tinta
Bagiku, tak harus selalu tentang cinta karena keindahan dunia jauh lebih berwarna
Dengan menyusun kata-kata menjadi kalimat sederhana yang bermakna
Membuatku sejenak lupa akan pahitnya kenyataan dunia 

Yang membuatku bahagia, bukanlah tulisanku tentang luka karena cinta
Tapi goresan-goresan sederhana tentang indahnya dunia yang penuh warna




K-Art
17/1/2017
 

Kamis, 05 Januari 2017

subtitusi

Andai aku punya sayap, aku tak butuh motor untuk pergi kemana-mana
Aku bisa menjemputmu kapan saja
Kita bisa bertemu kapanpun kita mau

Andai aku bisa memilikimu seutuhnya
Aku tak perlu gelisah tiap malam, memikirkan kita
Andai dunia menerima kita
Aku tak perlu resah menatap masa depan

Tahukah kamu aku selalu melawan rasa takut sepanjang hidupku?
Hingga sampai saat ini masih aku lakukan itu
Kadang saat aku tak punya pilihan, keberanian dan kesempatan
Inilah yang aku lakukan
Seperti yang kau tahu sekarang


Sembunyi itu takkan menyelamatkanmu dari bahaya yang sedang mengintaimu
Adakalanya kamu harus tahu, kapan harus melawan
Kamu perlu menunjukan sedikit kebernianmu, menyingkirkan rasa takutmu
Meskipun kamu tahu resiko dari perlawanan itu

Ada yang bilang, pikirkan betul-betul keputusan yang akan kamu ambil
Agar kelak tak ada penyesalan
Sebab penyesalan selalu dibelakang, yang didepan adalah niat
Setidaknya cukupkan kemampuanmu untuk menerima resiko
Jika kelak tak sesuai keinginan, anggaplah yang dibelakang itu bukanlah penyesalan
Melainkan niat
we are who we are 

Sebelum aku mengenal banyak orang aku lebih sering diam, sampai akhirnya aku berada diantara kerumunan. Lalu salah satu dari mereka mendekatiku, iya perlahan kita jadi kawan. Semua itu terjadi karena umurku dan umurnya tak terpaut jauh maka kita bisa saling nyambung saat ngobrol. Berbeda jika aku harus ngobrol sama oranglain yang umurnya jauh diatasku, aku tak tahu harus ngomong apa. Tapi aku perhatikan kawan baruku itu ngobrol dengan siapa saja dia nyambung dan sangat akrab, seperti teman sejawat.Kadang aku memikirkan itu,kenapa aku tak bisa seperti dia. Padahal aku memasuki wilayah mereka bukan mereka yang memasuki wilayah ku. Sampai akhirnya beberapa waktu aku berada dilingkungan itu aku memutuskan pergi karena aku merasa tak cocok berada diantara orang-orang yang usianya terpaut jauh dariku. 
Setelah berhasil lolos dari lingkungan lama, aku bertemu dengan lingkungan baru yang isinya mayoritas orang-orang yang usianya sama dengan aku. Dilingkungan baru itu, aku cukup menikmati karena obrolan apapun aku bisa nyambung dengan mereka. Tapi ternyata ada hal lain yang masih aku pikirkan. Aku bisa akrab dengan mereka yang bertemu aku setiap hari dan berurusan dengan aku setiap hari. Dan kadang ketika kawan-kawan baikku mendekatiku aku merasa tak nyaman, aku ingin sendiri. Disitulah aku menemukan jawaban kenapa aku berbeda. Tapi lama-lama mereka memahamiku dan mengerti aku. Dan bertemu mereka semua aku merasa bersyukur. Terima kasih kawan

Perjalanan hidupku mungkin belum apa-apa dan tak ada apa-apanya dibanding orang lain. Dari semua kisah setiap hari aku belajar, dari orang-orang yang aku temui aku belajar, aku selalu belajar tentang banyak hal. Setiap manusia pasti belajar dari perjalanan hidupnya, yang tua maupun yang muda. Terkadang aku ingin bisa memilih mau seperti apa kisah hidupku, tapi sayangnya manusia sudah memiliki takdirnya masing-masing. Apapun yang Tuhan berikan harus dengan ikhlas kita terima, yang baik kita syukuri yang kurang baik kita sabari. Dan tentang kehidupan tak perlu kita pusingkan, cukup kita jalani saja semua akan berjalan sebagaimana mestinya.
Kembali pada ceritaku, entah aku atau orang lain, atau juga aku terlalu manja. Mungkin aku hanya ingin dimengerti tanpa aku berpikir untuk mengerti orang lain tetapi aku sendiri sudah merasa cukup mengerti orang lain. Tapi entahlah, karakter manusia sendiri sudah terpecah-pecah sejak awal. Tuhan menciptakan manusia dengan sedikit perbedaan agar dunia ini beragam, berwarna, dan tidak monoton dilihat mata. Hanya saja manusia selalu merasa paling berkuasa dan paling benar sehingga apa-apa yang tidak sama dengan mereka, apa-apa yang tidak sesuai dengan mereka harus disingkirkan darimuka bumi ini. Eitzzz bukankah tadi aku mau cerita soal diriku? Sepertinya otakku mudah sekali bergeser-geser.
Baiklah, sebagai orang yang lebih banyak menutup diri, menarik diri dari keramaian aku hanya ingin kenyamanan. Meskipun sebenarnya aku butuh seseorang disekitarku. Terkadang mendengar suara orang-orang itu cukup melelahkan dan aku butuh sendiri untukmenghilangkan lelah itu. Aku tak begitu cerdas, sangat disayangkan memang karena seharusnya aku bisa mengasah kemampuanku lebih dari ini. Hanya karena aku susah dan enggan bergaul aku jadi sulit mengembangkan diri. Meskipun demikian aku tak mau mempermasalahkan itu semua, aku tetaplah aku takkan pernah berubah dan akan tetap begini. 

Mungkin aku kurang kosakata sehingga aku tak bisa banyak bicara, selain itu aku juga tak begitu suka banyak bicara. Baiklah, sekarang ganti topik pembahasan. Mari bicara tentang ide, sebenarnya aku bicara begini hanya untuk memancing ide. Aku ingin punya tulisan yang mengagumkan bukan untuk orang lain tapi untuk diriku sendiri saja. Karena bagiku tak perlu jauh-jauh membagikan ideku pada orang lain yang penting aku bisa meluapkan apa yang inin aku utarakan. Untuk bisa seperti ini dan seperti itu sebagaimana hal yang aku mau selama ini, aku sangatlah sadar aku kurang ilmu, kurang wawasan, kurang pengalaman,kurang belajar dan kurang banyak hal yang harus aku lakukan untuk bisa mencapai apa yang aku mau. Mungkin langkahku harus selalu terlambat dalam hidup ini, ya sudahlah aku terima dengan legowo. Tidak apa-apa asal aku bisa meraih semuanya. Selanjutnya aku ingin menjadi manusia yang lebih berani tapi tetap lebih banyak diam. Bagi orang lain, yang ingin menjadi kawanku silahkan terima aku apa adanya dan yang tak suka anggap saja aku tak ada.

Salam keberanian!

Selasa, 03 Januari 2017

Ada Kenangan Didalam Tulisan

Apa yang aku genggam telah aku lepaskan
Kepada siapa aku berharap kini, telah aku putuskan
Aku telah mengaggap semua ini hanyalah kenangan
Kenangan yang aku sembunyikann didalam tulisan
Kenangan yang aku bungkus dan aku simpan dalam-dalam

Cerita dulu pernah pilu
Aku seperti tertipu, oleh seseorang yang aku anggap teman
Tapi teman itu memperlakukan kawannya seperti babu
Sudah tak lagi kusebut teman yang seperti itu

Banyak tulisan yang aku tuliskan untuk pertemanan
Sekarang tulisan itu adalah kenangan
Lengkap bersama kisah yang pernah terjalin
Kenangan didalam tulisan

Jantungku terkoyak kala tahu ada manusia seperti itu
Dan aku, tertipu