Minggu, 02 April 2017



Akulah...

Akulah cinta...
Aku menjamin kebahagiaan dalam hidup jika kau setia kepadaku
Akan kuberi hari-hari penuh canda tawa  jika kau merawatku
Segala sesuatu akan terasa indah jika kau selalu bersamaku
Makanan hambarpun terasa lezat jika dibuat dengan aku
Jangan tinggalkan aku apalagi mengkhianatiku

Akulah uang...
Aku bisa memberi kenikmatan dunia yang sesungguhnya
Jika ada aku selalu dalam hidupmu, apapun yang kau mau bisa dimiliki
Akulah yang dicari-cari semua orang didunia ini
Tak perlu resah, tetaplah bersamaku

Aku adalah waktu...
Keberadaanku tak selalu disadarai
Aku tak menjanjikan apapun , tak seperti cinta dan uang
Tapi akulah yang paling penting diantara apapun di dunia ini
Aku hanya berlalu satu kali dalam setiap kesempatan
Dan aku takkan bisa kau dapatkan lagi jika sudah terlewat
Tapi sayang, aku lebih sering disia-siakan

Aku cinta...kau  tahu kan artinya cinta?
Tanpa cinta takkan ada perdamaian di dunia ini...
Hanya ada permusuhan dalam setiap waktu yang terlewat
Aku tak bisa didapatkan dengan uang
Tak semudah itu...
Cinta adalah perasaan yang tulus dari dasar hati
Yang akan berjalan beriringan dengan kasih sayang
Apa artinya hidup dengan uang dan waktu, jika tak ada cinta?

Hahahaa...manusia hanya butuh uang bukan cinta
Akulah yang kalian butuhkan...uang!
Kalian punya cinta,
Kalian punya waktu,
Apa yang bisa kalian lakukan tanpa aku?
Karena aku seseorang dipandang terhormat
Aku memang tak bisa untuk membeli cinta
Tapi aku bisa mendatangkan cinta, tak harus tulus
Yang penting kan cinta...
Jika aku pergi darimu,
Kau bisa mendapatkanku kembali
Tak seperti waktu, yang hanya berlalu sekali

Cinta dan uang memang kau butuhkan
Tak apa jika akhirnya aku disingkirkan, luput dari perhatian
Aku hanya mengingatkan...akulah waktu
Aku tak pernah cemburu, sekalipun kau tak pernah peduli padaku
Aku akan selalu menepati janjiku, hadir setiap hari dalam hidupmu
Hingga akhir hembusan nafas terakhirmu
Gunakanlah aku sebaik-baiknya untuk mencintai
Gunakanlah aku sebaik-baiknya untuk mendapatkan uang kembali
Sebelum terputus hubunganku denganmu
Jika kau kehilangan cinta dan uang,
Masih ada aku yang bisa membantumu mendapatkan mereka kembali
Tapi jika aku sudah pergi, maka terputuslah hubunganmu dengan dunia
Cinta takkan mampu menyelamatkanmu
Uang takkan bisa membayar semua penyesalan hidupmu

Jangan sia-siakan aku...
Akulah waktu...

Rabu, 29 Maret 2017



Janji kehidupan

Aku mulai bertanya kepada senja yang kian jingga
Warnanya begitu menentramkan seluruh jiwa
Tapi hatiku selalu resah, langkahku tak terarah
Bukankah janji kehidupan itu selalu indah?

Seolah senja tak membenarkan pertanyaan itu
Jingga yang begitu indah kian pudar menjadi hitam
Semakin pekat dari waktu ke waktu
Hanya cahaya rembulan perlahan menuntun langkahku
Setiap jengkal langkah, yang kutemukan hanyalah wajah lelah
Sepanjang jalan yang ku lalui, tak ada semangat seperti pagi

Disisi kehidupan yang lain, kutemukan jawaban yang berbeda
Kulihat semangat pagi yang nampak dari temaramnya lampu kota
Wajah-wajah itu tak nampak kelelahan meski senja sudah tenggelam
Mungkin mereka sudah berdamai dengan pekatnya malam
Demi meng-iyakan indahnya janji kehidupan
Tak terlihat bahkan hanya sekelebat, keresahan
Meski hidup mereka dimulai saat gelap semakin pekat
Disitulah segala sesuatu harus dimulai, tanpa perlu ada yang disesali

Aku semakin ingin bertanya kepada senja
Kenapa indah jingganya hanya hadir beberapa menit saja?
Kenapa malam yang diselimuti gelap berlalu begitu lama?
Bukankah  ia membawa keresahan
Kenapa siang yang terang benderang berlalu sangat panjang?
Bukankah  ia membawa keletihan
Apakah itu berarti, janji kehidupan tak seindah senja?
Sehingga lebih banyak orang mengeluh daripada bersyukur
Sehingga lebih banyak orang merasa kekurangan daripada merasa cukup

Langit jingga hanya hadir dua kali dalam sehari
Ketika senja dan ketika fajar mulai menyingsing
Keduanya hanya berlalu beberapa waktu
Tak lebih panjang dari siang dan tak lebih lama dari malam
Meskipun demikian, kehidupan tetap menjanjikan kebahagiaan
Disepanjang letihnya siang, disepanjang resahnya malam
Terselip diantara kedua waktu itu,
Kebahagian
Kadang luput dari perhatian

Ya...hal kecil yang sering terlewatkan, terlupakan
Begitu sulitnya merasa cukup
Begitu sulitnya merasa baik
Begitu sulitnya mengucap syukur
Sebab malam dirasa terlalu lama
Sebab siang dirasa terlalu panjang

Benarkah janji kehidupan adalah kebahagiaan yang terselip diantara letih dan resah?



Mencari apa?





Hidup ini untuk apa?
Aku berjalan ribuan kilometer untuk melihat sisi lain dari kehidupan yang aku miliki
Sebuah kisah yang belum pernah terungkap ada bersama waktu yang telah kutempuh
Siang dan malam silih berganti, memberi dan memupuskan harapan
Panas dan hujan datang tak tentu, seolah mereka tahu suasana hatiku
Lembaran demi lembaran hari terus berganti, kadang lupa namanya

Tangan terbuka untuk menrima takdir yang sudah ditetapkan
Hati dan pikiran tak bisa menolak ketika yang harus aku lakukan adalah demikian
Tapi hujatan dan makian selalu ada untuk meluruskan juga membengkokkan
Garis batas perbedaan semakin tipis, sulit diterka jika tak jeli melihatnya
Kadang  yang menggunakan mata dan hati pun masih bisa terperdaya

Perjalanan ribuan kilometer ini masih teramat jauh tujuannya
Bisa jadi aku sampai kesana atau mungkin terhenti ditengah perjalanan
Mengingat setiap langkah yang aku ambil penuh keraguan
Mengingat setiap jejak yang kutinggalkan adalah kebimbangan
Dan jika aku hilang arah, aku harus kembali pada langkah awal tempat aku memulai

Dosa adalah catatan dari setiap kesalahan yang pernah kita torehkan
Kadang kebenaran yang kita benarkan pun bisa menjadi dosa
Lalu apa definisi dosa yang sebenarnya?

Jika hidup ini untuk mencari pahala
Kenapa kejahatan merajalela?
Kenapa kebatilan ada dimana-mana?
Jika hidup ini untuk menghindari dosa
Kenapa ada hakim yang mempermainkan perkara?
Kenapa para pemimpin menzalimi rakyatnya?
Kini, apa yang masih bisa dipercaya?

Aku berjalan ribuan kilometer bukan untuk mencari kebenaran apalagi pembenaran
Aku hanya ingin menyelesaikan apa yang sudah aku mulai, itu saja
Selebihnya biar Tuhan yang mengatur jalan ceritanya