Jumat, 03 Februari 2017

Yang Pernah Ada

Aku pernah patah
Aku pernah hancur berkeping-keping
Aku pernah sendiri
Aku pernah hanya berteman sepi

Kepada siapa aku berlari?
Aku tak kemana-mana karena aku tak punya siapa-siapa
Kali ini kau mengutukku akan kehidupan yang sangat buruk
Mau seburuk apa itu?
Karena semua keburukan yang kau lontarkan sudah pernah terjadi padaku

Tanpa kau tahu akan semua hal yang pernah aku lalui
Aku tak pernah mengeluh kepada siapapun
Aku tak pernah meminta bantuan siapapun, bahkan kau!

21-10-16


Sudahlah ...
Biarkan malam menelan pedih dalam gelapnya
Kita disini hanya untuk diam
Meski ketidakadilan kau rasakan
Hidup ini bukan perkara adil atau tidak
Bukan juga perkara salah atau benar
Percuma melawan mereka yang tak pernah merasa salah

Sudahlah...
Biarkan malam menelan pedih dalam gelapnya
Sebab tak ada lagi yang mampu dirasa
Hati ini sudah buta
Tak tahu arah, tak tahu warna
Aku akan tertidur sepanjang malam hingga aku lupa pada kenyataan

8-10-16


Langit tak lagi mendung, hujan tak akan turun
Kenapa kau masih berteduh dibawah payung hitam mu
Apakah itu pertanda kau sedang berduka, kawan
Janganlah terus murung, menyembunyikan senyummu di bawah payung
Kita bisa berjalan bersama
Merasakan kehidupan yang sebenarnya
Mungkin lebih kejam dari apa yang baru kau alami
Mungkin lebih mudah kita jalani
Apapun itu, jangan hadapi ini dengan murung
Cukuplah kau termenung sesaat lalu bangkit dengan semangat

7-3-16


Angels and Demons


Good morning angels...
How are you doing?
It feels like yesterday when I woke up in the morning
Rain falling down on my town
Would you like to share your good spirit to everyone in this world?
Or you will let them down under their grey sky?
Please don't let their skies are turning grey
I will pray everyday to make everything okay
I will do my best a whole day just like you, Angel

We're sent in this world from the same place, heaven
Someday you will go back to heaven
And I, I have two choice to take
Heaven and hell...

Please let me come with you to His heaven, Angel
As I say it before, I will go with my angel
I will do everythig like an angel
I won't be like a demon
And remember I will never let the demons win
I will never let the demons laugh

19-12-15




Sesuatu yang bernama entah
Sebuah pola yang tak pernah mudah
Akhir yang tetap saja mentah

Sebongkah Jengah
23-3-15


Kukatakan pada kenyataan...
Kadang kehidupan membuatku mempertanyakan...
Pada peran yang harus kumainkan...
Nyaris tak mampu membedakan...
Apakah aku ini laki-laki,,atau perempuan?

23-3-15


Hujan yang turun bukan lagi menentramkan hati, tetapi menenggelamkan segala yang dicintai
Panas terik bukan lagi menghangatkan bumi, tetapi mematikan tanaman para petani
 Para pemimpin bukan lagi mengayomi tetapi justru mendzalimi.



22-3-15



Sebagai pecinta yang setia aku selalu ingin membahagiakanmu, namun apa daya aku belum mampu
Sayang maafkan aku yang sering menyusahkanmu dan membuatmu kesal
 Aku sayang kamu dan akan selalu begitu
21-3-15



Welcome June,


Tak ada yang berbeda dari biasanya
Selain hanya sebuah waktu yang berganti nama
Segalanya tampak tak berbeda
Dan masih tentang angan yang merajam
Mata ini selalu ingin terpejam
Mengingat mimpi yang semakin jauh melayang
Mengingat segala yang kini telah hilang

Semoga dilain kesempatan
Kehidupan tak setikam dihujam pisau didada kiri
Walau hanya ditikam sekali, rasanya seperti bertubi-tubi

Pagi Juni,
Kau kembali lagi
Semoga alam lebih ramah kali ini
Hingga aku tak perlu menghujat, mencaci dan memaki
Hingga rasa getir dan satir yang selama ini, menjadi hikmah yang manis

K-Art
1-6-14




Seperti terhempas kelautan luas
Berkawan tapi tak mengenal
Berbicara tapi takkan menyapa
Ya, inilah dunia maya
Dunia semu penuh tipu daya
Dunia yang memang tak nyata
Tapi tak seperti sedang bermimpi saat berada disana
Sebab dunia sudah berbeda
Yang jauh kau ajak bicara, yang dekat bahkan tak kau sapa
Mungkin peradaban bumi tak sama lagi
Setiap orang asik dengan dunianya sendiri
Setiap orang senang bicara sendiri
Tanpa peduli kanan kiri
Tanpa pikir, apakah itu perlu

K-Art
25-5-14



Didalam kisah cinta yang paling recah, ijinkan aku menjadi yang pertama kali patah saat rasa sakit mendedah. Agar jika suatu saat, badai terus menerus menerjang hanya aku yang tumbang.

13-5-14



Dari kita untuk kita, secuil tulisan mungil ada karena rasa yang nyata. Sepotong dua potong bait sederhana mewakili kisah hidup seluruhnya dan mengobati luka yang pernah mendera. Sejarah kutorehkan dalam goresan bukan untuk kenangan, melainkan untuk dilupakan.

Salam dari K Art

Untuk Ayah dan Ibu by Rita Ratna



Bukan perpisahan




Dalam keramaian aku membisu
Mencoba merangkai kata
Namun tak berhasil jua

Bagaimana ku katakan semua ini
Sedang aku tak tahu harus berkata apa
Segala aksara hilang, lenyap ditelan kegelisahan

Ayah....
Tak sanggup ku ucapkan kata pisah
Karna aku tak ingin berpisah dan kita tak kan terpisah

Ibu....
Bukan ku ingin pergi dari mu
Bukan pula aku tak mencintai mu
Kaulah yang paling ku cinta

Langkah ini sangat besar dan tak mudah
Namun inilah jalan yang harus ku tempuh
Bukan karna ego ku namun inilah suratan takdir ku

Ayah, Ibu
Aku tak kan pergi jauh aku akan selalu berada di dekat kalian
Ayah, Ibu
Aku hanya memberi jarak dan waktu
Hingga saatnya tiba kalian bisa menerima pilihan ku

Ini bukan perpisahan Ini hanyalah sebuah ujian
Ujian untuk cinta ku dan ujian bagi kalian untuk bisa menerima ku
Menerima apa adanya diri ku

Ayah, Ibu
Kan ku nantikan waktunya
Saat kalian merentangkan tangan menyambut kami dalam pelukan






Rie_Art
Jakarta, 3 Februari 2017